ANALISIS SAAT GADGET MENJADI RAJA

 

Mendekatkan yang jauh, menjauhkan yang dekat. Yah, gadget. Teknologi komunikasi kini telah berkembang pesat sehingga banyak mempengaruhi dan mengubah pola pikir perilaku masyarakat. Banyak dampak positif yang didapatkan dari teknologi ini, tapi tak jarang juga menimbulkan persoalan dan masalah dari tingkat yang rendah sampai kepada tingkat persoalan yang besar dan rumit. Salah satu contohnya adalah renggangnya dan ketidak harmonisannya hubungan, entah itu hubungan pertemanan, persahabatan, bahkan sampai pada hubungan keluarga.

            Seperti yang dapat kita lihat dan kita rasakan dewasa ini, tanpa kita sadari gadget telah menjajah dunia kita. Dan lebih parahnya lagi gadget juga dapat merusak hubungan dan keharmonisan dalam keluarga. Beberapa hari lalu telah beredar video anak kecil yang ketika ditannya ingin menjadi apa, tanpa disangka-sangka ia menjawab ingin menjadi gadget atau yang sering disebut dengan hp. Mengapa begitu ? karena dia merasa tidak dihiraukan dan tidak diperhatikan oleh orang tuannya. Ayah dan ibunya lebih sering bermain hp ketimbang bermain dengannya. 

            Nah, dari situ dapat kita menarik kesimpulan bahwasannya kita telah dijajah oleh teknologi. Jangan biarkan teknologi menghancurkan hidup kita. Jadilah pengguna teknologi yang baik dan bijak. Sebenarnnya baik buruknya sesuatu tergantung bagaimana cara kita menggunakan dan menyikapinya. Be a smart user, don't be a loose.

·         Teknologi komunikasi kini telah berkembang pesat sehingga mempengaruhi dan merubah pola perilaku masyarakat. Banyak dampak positif yang didapat tetapi tidak sedikit juga yang berdampak negatif. Salah satu contohnya adalah renggangnya hubungan pertemanan, bahkan sampai pada hubungan keluarga. Sering kita jumpai saat berkumpul bersama teman bahkan keluarga sekalipun satu dengan yang lain tidak saling bertegur sapa, seperti pada kasus anak kecil pada artikel “Orang tua asyik bermain gadget sehingga anaknya dihiraukan, tidak dipedulikan”. Gadget mendekatkan yang jauh dan menjauhkan yang dekat.

·         Pegeseran fungsi keluarga pada kasus tesebut terkait dengan aktivitas rekreasi. Rekreasi sebagian besar dipusatkan di dalam rumah ,meskipun banyak tempat-tempat baru untuk ber-rekreasi, tugas keluarga dalam fungsi rekreasi ini tidak harus selalu pergi ke tempat rekreasi tetapi yang terpenting adalah bagaimana menciptakan suasana yang menyenangkan di dalam keluarga, seperti menonton tv bersama, bercerita pengalaman, bermain bersamaa dan lain-lain.

Tetapi karena munculnya gadget yang tidak digunakan dengan sebagaimana mestinya tanpa disadari fungsi dalam keluarga mngalami perubahan. Orangtua dan anak tidak menjalankan perannya dengan baik, bahkan interaksi saja jarang dilakukan. Hal tersebut https://ads8.kompasads.com/new/www/delivery/lg.php?bannerid=37644&campaignid=12198&zoneid=3846&loc=https%3A%2F%2Fwww.kompasiana.com%2Ffarichamaulidyyah%2F5a8445085e13737d8c50fcb2%2Fsaat-gadget-menjadi-raja&cb=ef7ba0a834mengakibatkan renggangnya hubungan dalam keluarga. Berkumpul saja tidak pernah apalagi ber-rekreasi dan bercerita bersama.

·         Pergeseran pada aspek rekreasi tersebut dikarenakan adanya Ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin berkembang pesat yang menyebabkan fungsi keluara mengalami perubahan.

Comments

Popular Posts