PERUBAHAN YANG TERJADI DI DESA TALUN KACANG
Perubahan-perubahan sosial sebagai suatu variasi dari cara-cara hidup yang telah diterima, baik karena perubahan-perubahan kondisi geografis, kebudayaan material, komposisi penduduk, ideologi maupun karena adanya difusi ataupun penemuan-penemuan baru dalam masyarakat (Gillin dan Gillin). Secara singkat Samuel Koening mengatakan bahwa perubahan sosial menunjuk pada modifikasi-modifikasi yang terjadi dalam pola-pola kehidupan manusia. Modifikasi-modifikasi mana terjadi karena sebab-sebab intern maupun sebab-sebab ekstern.
Perubahan-perubahan masyarakat dapat mengenai nilai-nilai sosial, norma-norma sosial, pola-pola perilaku organisasi, susunan lembaga kemasyarakatan, lapisan-lapisan dalam masyarakat, kekuasaan dan wewenang, interaksi sosial dan lain sebagainya.
Desa Talun Kacang adalah desa yang terletak di Kecamatan Kandri Kota Semarang, Desa ini dahulunya merupakan Desa yang memiliki kawasan manis mata, banyak persawahan, hutan, dan terdapat satu aliran sungai.
Perubahan sosial yang terjadi di desa Talun Kacang paling menonjol adalah terletak di perubahan mata pencaharian warga sekitar, sebelumnya warga desa Talun Kacang bermata pencaharian sebagai petani yang penghasilannya sangat sedikit, tetapi setelah itu warga masyarakat Talun Kacang melihat ada suatu tempat yang bisa dikembangkan untuk meningkatkan perekonomian di desa Talun Kacang, tempat itu adalah sebuah hutan lebat yang dialiri sungai dan sebuah goa yang konon katanya menyimpan sebuah sejarah panjang dari Sunan Kalijaga. Kemudian setelah itu salah satu warga masyarakat dari Desa Talun Kacang bernama Pak Sumar yang merupakan sesepuh dari Desa Talun Kacang mewakili suara warga masyarakat yang mempunyai keinginan untuk membuat tempat wisata di desa tersebut kepada Walikota Semarang dan Gubernur Jawa Tengah. Pada akhirnya warga masyarakat Desa Talun Kacang bekerja sama dengan pemerintah untuk membuat suatu tempat wisata di Desa Talun Kacang yang akhirnya bisa membantu perekonomian warga masyarakat desa Talun Kacang.
Dari mata pencaharian yang berbeda akan mempengaruhi pola pikir masyarakatnya,sehingga menimbulkan pola kehidupan yang berbeda yang mempengaruhi interaksi diantara masyarakatnya.
Adanya perubahan sosial tidak lepas dari ide dari suatu masyarakat, begitu pula dengan warga masyarakat Desa Talun Kacang. Adanya perubahan pola pikir masyarakat tersebut, membuat warga masyarakat desa Talun Kacang berinovasi untuk menjadikan desa Talun kacang menjadi Desa Wisata, yang terdiri dari Waduk Jatibarang, Gua Kreo, Wisata Perahu, dan Spot Foto.
Dalam interaksi di masyarakat desa Talun Kacang juga mengalami perubahan dari yang awalnya masyarakat berinteraksi hanya sebatas dengan warga sekitar saja, menjadi warga masyarakat yang berinteraksi secara lebih luas, seperti berinteraksi dengan berbagai pihak lapisan masyarakat. Dengan interaksi yang lebih luas menciptakan masyarakat memiliki pola pikir yang maju dan berkembang. Meskipun, terjadinya perubahan sosial yang sangat mempengaruhi kehidupan sosial, masyarakat tetap mempertahankan nilai dan norma yang telah ada sebelum terjadinya perubahan sosial tersebut. Bentuk dari nilai, norma, kebiasaan dan adat istiadat yang masih dilakukan seperti gotong royong, acara arak-arak yang dilakukan satu minggu setelah lebaran idul fitri atau biasa disebut dengan lebaran ketupat, arak-arakan dimulai daridari masjid hingga gua kreo dengan membawa sesaji berupa buah-buahan yang ditujukan untuk monyet yang ada digua kreo. Arak-arakan sebagai bentuk sikap saling menghormati antar makhluk hhidup dan alam , masyrakata mempercayai bahwa jika mereka menjaga allam maka alam akan menjaga mereka pula.
Perubahan yang terjadi memberikan manfaat yang baik untuk masyrakat terlihat dari hubungan timbal balik yang terjadi antara alam,masyarakat dan pemerintah. Masyrakat tetap menjaga alam dan menjadikan alam sebagai tempat mereka untuk hidup. Masyrakat juga merespon baik tawarann pemerintah untuk bekerja sama mengembangkan semua potensi sumber daya ala yang ada tanpa harus merugikan masyrakat maupun alam.

Comments
Post a Comment