TIPE LEMBAGA SOSIAL GENERAL INSTITUTIONS DAN RESTRICTED INSTITUTIONAL
Lembaga
sosial merupakan suatu sistem norma yang memiliki tujuan untuk mengatur
tindakan-tindakan maupun kegiatan anggota masyarakat dalam kehidupan
bermasyarakat dan untuk memenuhi kebutuhan pokok manusia. Lembaga sosial
sendiri mempunyai tujuan untuk mengatur agar tertib sehingga kebutuhan manusia
dapat terpenuhi. Untuk mewujudakan tujuannya lembaga di dalam masyarakat harus
dilaksanakan dengan fungsinya juga. Mulai dari berfungsi sebagai pedoman,
mencegah perpecahan dan sebagai pengendalian sosial. Di dalam lembaga sosial
kita juga membahas tipe – tipe lembaga sosial salah satunya tipe lembaga sosial
General institutions dan Restricted institutional. Tipe lembaga ini mempunyai
perbedaan apabila di klasifikasikan berdasarkan faktor peyebarannya. General
instituion ini biasanya lebih dikenal masyarakat luas, sedangkan restricted
lebih dikenal masyarakat lokal saja.
General
institution adalah suatu lembaga yang lahir atas dasar faktor penyebaran
sehingga dikenal dan dianut sebagian besar masyarakat di seluruh dunia. Lembaga sosial ini ada dalam hampir semua masyarakat
sehingga lebih bersifat menyeluruh (universal). Lembaga yang dapat diterima
oleh masyarakat secara luas berarti memiliki nilai (value) yang tinggi untuk
memenuhi kebutuhan seluruh elemen masyarakat. Misalnya lembaga
pemerintahan, lembaga agama, dan lembaga keluarga. Setiap masyarakat pasti
mengenal dan menerima akan adanya lembaga keluarga, sehingga lembaga keluarga
ini tergolong kedalam general institution. Contoh lainnnya adalah lembaga
agama, lembaga agama disini tidak di khususkan pada agama tertentu tetapi
secara keseluruhan sebagai suatu kepercayaan. Lembaga agama diterima dan
dikenal bahkan dianut sebagian besar masyarakat di seluruh dunia. Karena setiap
orang pasti mempunyai agama ataupun suatu kepercayaan tertentu. Oleh sebab itu,
lembaga agama tergolong kedalam general institution.
Restricted
institution adalah suatu lembaga yang
hanya dianut masyarakat tertentu atau hanya sebagian masyarakat yang
mengetahui dan mengenali lembaga
tersebut. Lembaga sosial
ini dibentuk berdasarkan kepentingan kelompok, kelas, atau golongan tertentu
hingga membangun suatu ciri khas dan tidak dapat diterapkan pada golongan,
kelompok, atau kelas lain. Contoh restricted social institutions adalah lembaga
yang mencerminkan kearifan lokal atau tradisi dalam adat istiadat budaya
setempat.
Misalnya lembaga adat batak, agama kristen, agama islam, agama hindu, agama
budha. Jika lembaga keluarga merupakan bagian dari general institution lain
halnya dengan keluarga yang menganut sistem patrilineal atau matrilinieal.
Kedua sistem ini tentu tidak diterima atau dikenal masyarakat di seluruh
penjuru dunia, hanya sebagian kecil masyarakat yang menerima sistem seperti
ini. Oleh sebab itu lembaga keluarga patrilineal tergolong kedalam restricted
institution. Contoh lainnya adalah lembaga agama islam, lembaga agama kristen,
lembaga agama konghucu, lembaga agama budha dll. Lain halnya dengan lembaga
agama yang dikategorikan kedalam general institution, lembaga-lembaga ini hanya
dianut sebagian masyarakat. Tidak mungkin dalam suatu masyarakat di negara
tertentu memiliki agama maupun kepercayaan yang sama. Karena sifatnya yang
lebih khusus dan hanya diterima sebagian kecil masyarakat inilah
lembaga-lembaga tersebut tergolong kedalam restricted institution.

Comments
Post a Comment